One Day Trip P.T. Telkom

PT Telkom Indonesia Cab Bandung mengadakan Family Gathering di Darajat Garut. Acara yang sudah dipersiapkan oleh pihak panitia baik dari pihak Telkom maupun Hotel Di Garut Tour dan Travel.

Family Day Darajat PT Catur Putra Tunggal

Hotel di Garut bekerjasama dengan PT CATUR PUTRA TUNGGAL untuk menyambut 200 orang lebih berwisata di Garut. Dengan tema Family Day, para karyawan PT Catur Putra Tunggal akan menikmati masa liburan yang diadakan oleh perusahaannya.

Live Performance di Saung Ciburial Garut

Suasana liburan di Desa Wisata Ciburial begitu meriah saat menampilkan beberapa artis dalam kota yaitu Garut. Pada tanggal 18 Januari 2014, Hotel Di Garut (HDG) Tour Travel terbaik di Garut.

Family Gathering Bima Corp.

Beberapa waktu yang lalu team Hotel di Garut melaksanakan Family Gathering dengan klien dari PT Bima Corp, adapun peserta yang datang kurang lebih 90 Orang. Pilihan menginap dari team survei PT Bima Corp adalah di Bukit Alamanda Resort dengan melaksanakan Outbound di Darajat Pass Garut.

Paket Hemat Outbound di Desa Wisata

Dengan konsep Ekowisata yang bertujuan tetap menjaga kelestarian dan budaya masyarakat setempat, untuk para calon pelancong yang biasa berbaur dengan penduduk setempat dan bertujuan bukan hanya kegiatan pariwisata konvensional dengan pelayanan hotel berbintang dan senyuman seragam yang dipaksakan.

AVAILABLE 12 APRIL 2014 : AWIT SINAR ALAM DARAJAT TERSISA 3 FAMILY ROOM!

Karena Banyaknya Permintaan Penawaran Harga Paket Wisata terutama untuk tanggal 29-31 Maret dan 26-27 April 2014 serta yang berniat Tour di Bulan Mei / Juni agar data permintaan penawaran Paket Wisata ke Garut masuk ke antrian, kami sarankan para calon pengunjung Wisata di Garut untuk mengisi FORMULIR RESERVASI

Cara Reservasi Hotel di Garut

DEMI KEPUASAN CALON WISATAWAN KAMI TIDAK MENERIMA BOOKING DAN RESERVASI DADAKAN PADA H-1 & HARI H ! TELEPON JAM 08.00 s/d 17.00 WIB dari SENIN s/d SABTU

AGAR PARA TAMU BISA MENENTUKAN PILIHAN MENGINAP SETELAH MENDAPAT INFORMASI LENGKAP DAN DETAIL.




Friday, 11 April 2014

Banjir Rancaekek, Lalu Lintas Bandung-Garut Macet 3 Km

Wisatawan yang akan masuk ke kota Garut sepertinya harus memakai Peta Jalur Alternatif Cijapati atau terpaksa bersabar untuk antri di sekitar wilayah Rancaekek Bandung dikarenakan terjadi Banjir yang mengakibatkan antrian kendaraan yang cukup panjang.

Beberapa rombongan Bis yang akan berlibur ke Darajat Garut terpaksa menunda keberangkatannya karena hujan deras yang tidak berhenti dari kemarin yang mengakibatkan air naik cukup tinggi di beberapa titik, sehingga menyulitkan para pengendara untuk melalui jalan tersebut.






Hingga siang ini, arus lalu lintas dari arah Bandung menuju Garut dan Tasikmalaya serta jalur sebaliknya masih tersendat akibat banjir di ruas Jalan Raya Rancaekek, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Namun kemacetan tidak separah kemarin yang mencapai 10 kilometer. Pantauan di lokasi, Selasa (18/3/2014) siang, kemacetan masih terjadi sepanjang tiga kilometer.

Kemacetan disebabkan kendaraan harus melaju perlahan-lahan lantaran genangan air masih cukup tinggi, yakni antara 30 dan 50 sentimeter. Selain itu, kemacetan juga disebabkan banyaknya sepeda motor yang mogok akibat memaksakan diri melibas genangan air dan banyak jalan yang berlubang.

Sejumlah petugas Satlantas Polres Bandung disibukkan dengan mengatur arus lalu lintas untuk mengurai kemacetan. Banjir yang menggenangi Jalan Raya Rancaekek disebabkan tersumbatnya selokan sehingga air dari guyuran hujan deras meluap ke jalanan.

Jalur Bandung-Garut dialihkan

Banjir yang terjadi di kawasan Rancaekek membuat kemacetan yang cukup panjang. Rendaman air di Jalan Bandung-Garut tepatnya di depan PT Kahatex mengakibatkan kemacetan. Kendaraan yang menuju arah Garut dialihkan melewati Jatinangor.

"Saya dari Cibiru sampai Cileunyi saja sudah 90 menit lebih. Padahal normalnya itu cuma 15 menit. Belum macet dari Cileunyi ke Majalaya," ujar Wisma salah seorang pengendara yang hendak ke Majalaya, Jumat (11/4/2014) sore.

Akibatnya tumpukan kendaraan terjadi di kawasan Jatinangor. Kendaraan yang akan menuju arah Garut dialihkan melalui Jatinangor melalui Tanjungsari dan keluar dari Parakanmuncang.

"Lewat Tanjungsari juga macet. Banyak kendaraan juga yang mogok. Kalau lewat ke Rancaekek sudah enggak mungkin. Soalnya ketinggian air sudah lebih dari setengah meter," katanya.

Pengendara putar balik

Sementara itu, hingga malam ini, banjir masih menggenangi kawasan Rancaekek. Sebagian pengendara dari Bandung menuju Tasikmalaya memutar balik kembali ke Bandung. "Aku balik kanan, tak jadi (menuju Tasikmalaya)," kata Undang Sudrajat, salah seorang pengendara.

Undang yang bekerja di Bandung ini hendak pulang ke Tasikmalaya. Namun akibat banjir di Rancaekek, dia terpaksa kembali lagi ke Bandung. "Sampai sekarang masih macet. Sekarang (malam ini), mobil arah Tasik diarahkan ke Jatinangor-Tanjungsari-Parakanumuncang," katanya.

Menurut Undang, banjir menyebabkan jalur dari Bandung-Tasik dan sebaliknya di kawasan Rancaekek macet total. Dari arah Tasik, kemacetan dimulai di Nagreg, sedangkan dari arah Bandung di pintu tol Cileunyi.

Update data dan situasi terbaru Banjir di Rancaekek siang ini lalu lintas padat merayap, air mulai surut dan para pengendara yang akan berangkat ke kota Garut ataupun Tasikmalaya dari arah Bandung bisa menjalankan mobilnya walaupun siatuasi masih padat merayap.  

Hotel di Garut sebagai salah satu website yang selalu menyampaikan informasi paling akurat dan terbaru untuk situasi jalan dan objek wisata yang ada di sekitar Kabupaten Garut.  Beberapa tamu kami yang akan menginap di Sinar Alam Darajat sudah masuk ke daerah Tarogong dan perjalanan dari Rancaekek ke Garut berjalan cukup lancar.

Wednesday, 26 March 2014

Kampung Bali | Pasulukan Loka Gandasasmita

Kampung Bali Garut /  Pasulukan Loka Gandasasmita berada di Jln Ki Hajar Dewantara, Sarmanjah 17, Cibunar, Cibatu Garut Jawa Barat salah satu pilihan anda untuk Pariwisata Budaya ke kota Garut : Cagar Budaya Nusantara, Wisata Keraton dan Kampung Bali, selain keindahan bangunan keraton dan ribuan benda pusaka pengunjung juga bisa menikmati kekayaan alam yang tertata secara natural.







Wahana Wisata Keraton dan Cagar Alam ini berdiri di atas lahan seluas 30 hektar. Tempat ini diperakarsai KRAT. Ki. H. Derajat Hadiningrat yang dibangun sejak tiga tahun lalu ... bak peristiwa Bandung Bondowoso yang dikerjakan dengan waktu singkat, Pasulukan Loka Gandasasmita pun dibangun dalam waktu singkat pula wahana wisata tercipta tak lain karena kecintaan KRAT. Ki. H. Derajat Hadiningrat mempertahankan budaya bangsa ini.

Ada apa saja sih di Pasulukan Loka Gandasasmita Cibatu Garut ?

Berkunjung di wahana wisata keraton ini dijamin tidak akan membosankan pengunjung akan diajak menyelami dunia kerajaan lengkap dengan pernak-pernik yang ada dibangunan keraton.

Berbagai keraton yang ada di wahana ini antara lain Pendhapi Kyai Ageng Adhiyaksa, Pendhapi Kyai Ageng Kismantoro, Pendhapi Sang Prabu Kencana Wulung, Pendhapi Kepatihan, Pendhapi Kaputren, Pendhapi Agung Kanjeng Kyai Widoro Kandang, dan Graha Liman Kencana (Gedung 1000 macam keris dan pusaka).










Berbagai macam benda Pusaka diantaranya Keris Ken Dedes, Senjata yang dipegang Mahapatih Gadjah Mada saat Sumpah Palapa, Kudjang Prabu Siliwangi dan Istri, beberapa Senjata Pusaka milik Kerajaan Malaysia dan ribuan senjata lainnya yang dibuat oleh Mpu-mpu zaman dulu, Al Qur'an Tulisan Tangan Sunan Gunung Djati juga ada di lokasi ini.






















Setiap Bangunan yang dihadirkan disini bukan replika, melainkan asli yang didatangkan dari Keraton Surakarta. Sudah barang tentu, setiap bangunan yang ada disini memiliki citra masing-masing.

Ada bangunan yang menjadi tempat beristirahat para kesatria andal, ada bangunan tempatnya para putri dan istri-istri raja, ada bangunan yang menjadi tempat untuk menempa mental para patih kerajaan, sampai dengan bangunan yang dijadikan tempat bermusyawarahnya para patih dan raja untuk mengambil keputusan dalam bidang hukum. 

Bukan hanya itu, ribuan keris dan pusaka yang ada disini bukan barang sembarangan, tapi keris dan benda-benda pusaka ini juga merupakan milik para raja. Ditambah, rindangnya pepohonan dan gagahnya Gunung Haruman menjadi pelengkap anda berkunjung ke Wahana Keraton cagar alam dan Kampung Bali.

Paket Ekslusif  Wahana Wisata Keraton  (Minimal 50 Orang) :
Harga Rp. 100.000,- / person (waktu 6 jam)
Biaya tersebut meliputi :
  • Fasilitas makan 1x, snack, air minum
  • Keliling lokasi wisata
  • Sarana permainan anak
  • Menyediakan tempat program edukasi
  • Tambulapot (Tanaman Bunga dalam Pot)
Paket Medium Wahana Wisata Keraton  (Minimal 50 Orang) :
Harga Rp. 75.000,- / person (Waktu 5 Jam)
Biaya meliputi :
  • Fasilitas makan 1x, snack, air minum
  • Sarana permainan anak
  • Menyediakan tempat program edukasi
Paket Hemat Wahana Wisata Keraton  (Minimal 50 Orang) :
Harga Rp. 50.000,- / person (Waktu 4 Jam)
Fasilitas makan 1x, snack, air minum

Biaya kunjungan ke  Kampung Bali | Pasulukan Loka Gandasasmita tanpa fasilitas :
Dewasa : Rp. 20.000,-
Anak-anak (umur 7-12 tahun) : Rp. 10.000,-

Paket Pre Wedding :
  1. Outdoor Rp. 500.000,-
  2. Indoor & Outdoor Ro. 1.500.000,-
Paket Menginap di Kampung Bali Garut :

1. Pedhapi Giri Mulyo
  • Weekend : Rp. 1.800.000,-
  • Weekday : Rp. 1.200.000,-
2. Pedhapi Kepatihan
  • Weekend : Rp. 1.000.000,-
  • Weekday : Rp.    600.000,-

Who Behind on www.hoteldigarut.net

Hotel di Garut Informasi yang jujur dan objektif membahas tuntas kelebihan serta kekurangan dari setiap penginapan dan Hotel di Garut serta Villa, Resort & Rumah Sewa maupun Home Stay yang berada di Kota Garut. Kami bukan hanya memberikan informasi dan menyediakan jasa reservasi dengan harga terbaik, akan tetapi kami memposisikan diri sebagai sahabat, sobat dan sedulur para calon pelancong... Anda dapat menemukan Hotel di Garut pada Twitter, Facebook dan Google+. Anda juga dapat Menghubunginya di hoteldigarut2@gmail.com