.breadcrumbs{padding:0 5px 5px 0;margin:0 0 5px;font-size:11px;border-bottom:1px dotted #ccc;font-weight:normal}

Thursday, 11 April 2013

Daftar Istilah Bidang Perhotelan

Tanpa mengurangi rasa hormat kepada para calon pelancong yang akan berwisata ke Garut, seringkali ada beberapa miss understanding, terutama jika memesan kamar dan menentukan tempat tidur di hotel ataupun penginapan yang akan dijadikan tempat menginap.

Sepele tapi kita sering kecele dengan beberapa istilah sederhana misalnya : Single Bed, Double Bed dan Twin Bed. Biasanya fasilitas tempat tidur yang berada di kamar menjadi patokan kapasitas maksimal untuk berapa orang kamar, bungalow, ataupun cottage tersebut nyaman digunakan.

Suatu saat saya mendapati tamu hotel bersitegang dengan petugas hotel dikarenakan kamar hotel yang ditempatinya. Sang tamu merasa seharusnya mendapatkan kamar dengan 2 tempat tidur, dan yang didapat adalah kamar dengan 1 tempat tidur besar.

Petugas hotel merasa telah menyiapkan kamar sesuai dengan permintaan saat reservasi. Telisik-punya telisik, ternyata sebenarnya tamu menginginkan kamar dengan 2 tempat tidur tetapi salah sebut dengan menyebut double bed, padahal yang diinginkan adalah 2 tempat tidur.

Double Bed sendiri diartikan sebagai 1 tempat tidur besar, beberapa orang menyebut King-Size,  Salah sebut ini tidak akan menjadi masalah jika saat itu masih tersedia kamar dengan 2 bed untuk kelas kamar yang sama. Tapi bagaimana jika semua kamar terisi penuh? Nah, untuk menghindari kesalahan seperti itu, ada baiknya akan kenali dulu istilah-istilah yang lazim digunakan oleh hotel.

Double Bed / King Size








Twin Bed






Single Bed




Jenis Kamar. Kamar hotel biasanya dibagi dalam beberapa jenis menurut ukuran ruangannya. Kamar paling kecil biasanya disebut standard-room, superior, deluxe, suite dan presidential.

Tidak ada ukuran baku jenis kamar untuk tiap-tiap hotel, tapi biasanya ukuran kamar tidak jauh berbeda untuk kelas yang sama pada hotel dengan rating yang sama. Kamar superior di semua hotel bintang 5 memiliki ukuran yang hampir sama, tapi kamar superior di hotel bintang 3 bisa jadi memiliki ukuran yang lebih kecil.

  1. Tempat tidur (bed). Biasanya dikenal sebagai double-bed dan twin bed. Double bed adalah 1 tempat tidur besar dapat dipakai berdua, biasa disebut juga king-size. Sedangkan pada kamar twin-bed akan terdapat 2 tempat tidur dengan ukuran lebih kecil (cukup 1 orang)    
  2. Kamar mandi. Biasanya tersedia bath-tub atau shower. Untuk hotel dengan rating bintang 4 & 5 bath-tub adalah keharusan. Untuk bintang di bawahnya hanya disediakan shower.
  3. Rate. Terdapat beberapa istilah rate hotel, ada rack-rate/publish rate, ada promo rate. Rack Rate/publish rate adalah tarif resmi hotel, namun dalam praktiknya tarif yang diberlakukan di bawah publish rate. Sebaiknya ditanyakan juga apakah sudah nett atau ++. Tarif nett berarti Anda hanya membayar sejumlah tarif tersebut. Sedangkan ++ berarti tarif tersebut masih harus ditambahkan pajak dan service yang besarnya untuk Indonesia adalah 21%, dan bisa berbeda-beda  untuk hotel di luar negeri.
  4. Block-out Date. Jika Anda memesan kamar online istilah ini sering digunakan untuk menandakan tanggal-tanggal tertentu dimana kamar tidak bisa dipesan melalui online atau travel biro.
  5. High/Peak Season Surcharge. Tarif kamar biasanya ditentukan 6 bulan atau 1 tahun sebelumnya. Untuk kondisi ramai tamu biasanya hotel mengenakan biaya tambahan sebesar nilai tertentu. High season surcharge ini biasanya ditambahkan saat libur sekolah. Sedangkan Peak season surcharge dikenakan saat libur lebaran, atau tahun baru.
  6. Breakfast. Saat pemesanan kamar sebaiknya ditanyakan apakah harga termasuk dengan sarapan dan untuk berapa orang. Kode R/O atau Room Only merupakan penanda bahwa harga kamar tidak termasuk sarapan.
  7. Check-in Time & Late Check-out Time. Check-in Time adalah jam dimana tamu sudah diperbolehkan melakukan checkin. Check-in time ini juga bervariasi dan sangat situasional, artinya di saat banyak kamar kosong Anda masih dimungkinkan check-in jam 9 pagi. Check-in time rata-rata adalah antara jam mulai jam 1 atau 2 siang. Check-out time adalah jam dimana Anda sudah harus meninggalkan hotel di hari terakhir menginap. Biasanya berkisar jam 11 a/s 12. Seperti halnya check-in time, check-out time juga situasional dan tergantung kebijakan masing-masing hotel. Bahkan beberapa hotel masih memberi kelonggaran late check-out hingga 3 sore. Tapi jika semua kamar sudah terpesan maka Anda harus segera bergegas check-out sesuai batas waktu.
  8. Walk-In guest. Adalah tamu-tamu yang langsung datang ke hotel tanpa reservasi sebelumnya.
Jenis-jenis kamar yang biasanya digunakan di hotel :
  1. Standard Room. Inilah jenis kamar dengan ukuran paling kecil dengan fasilitas terbatas. Biasanya hanya berisi tempat tidur, kamar mandi dengan shower, sepasang kursi dan meja kecil, TV, dan meja rias kecil.
  2. Run of House (ROH). Kamar jenis ini bisa diartikan kamar terakhir yang tersedia. Kamar jenis ini memiliki view paling tidak menarik, jauh dari fasilitas hotel. Kamar ROH biasanya ditawarkan dengan harga paling murah.
  3. Superior Room. Kamar ini berukuran di atas Standard Room. Kamar mandi lebih luas dan biasanya sudah dilengkapi dengan bath-up. Disamping fasilitas yang ada di kamar standar, beberapa hotel masih menambahkan sofa, meja rias, pengering rambut, mesin pembuat kopi.
  4. Deluxe Room. Dibandingkan Superior Room, kamar jenis ini hanya sedikit lebih luas dan fasilitasnya cenderung sama dengan Superior Room.
  5. Suite. Yang membedakan kamar ini adalah adanya ruangan lain disamping kamar tidur dan kamar mandi. Ruangan lain ini seperti ruang tamu dengan beberapa kursi atau sofa. Nah karena ada ruang tambahan ini maka luas kamar lebih besar dibandingkan Superior/Deluxe Room. Beberapa hotel masih membagi lagi Suite Room menjadi Junior Suite, Business Suite atau Executive Suite.
  6. Presidential. Inilah kamar terluas dibandingkan dengan jenis kamar lainnya. Pada dasarnya ini masuk kategori Suite Room dengan luas dan fasilitas paling lengkap. Kamar jenis ini hampir menyerupai rumah. Tidak semua hotel memiliki kamar jenis ini, hanya hotel-hotel mewah bintang 5 yang menyediakannya, itupun hanya beberapa unit saja. Beberapa hotel menempatkan Presidential Suitenya dekat dengan fasilitas pendaratan helikopter (helipad) dan memiliki pemenadangan terbaik yang dimiliki hotel.
Istilah-istilah hotel lainnya :
  • Guest House, sesuai namanya tempat ini menyerupai rumah dengan beberapa kamar. Beberapa kamar disewakan dengan penggunaan bersama untuk dapur, ruang tamu dan ruang-ruang lainnya. Pemilik rumah ada juga yang tinggal disini.
  • Villa atau Cottage. Secara fisik sebenarnya merupakan hotel dengan beberapa rumah dalam satu kawasan. Bangunan rumah terpisah dari unit lainnya. Lokasinya biasanya tidak berada di kawasan padat. Biasnya menawarkan suasana yang lebih tenang. Layanan kamar disediakan seperti halnya hotel, bahkan untuk villa mewah disediakan petugas tersendiri untuk tiap-tiap unit villa.
  • Homestay. Sebenarnya mirip dengan guest-house hanya biasanya pemilik rumah tinggak bersama tamu. Homestay biasanya dimiliki pribadi.
  • Inn/Lodge. Merupakan penginapan sederhana dan terletak dipinggir kota atau tempat transit. Tidak menyediakan banyak fasilitas.
  • Bed & Breakfast. Adalah hotel dengan fasilitas hanyalah untuk tidur dan sarapan saja. Istilah ini masih kurang populer di Indonesia tetapi di luar negeri sudah banyak digunakan.
  • Budget Hotel. Adalah hotel dengan fasilitas terbatas dan biasanya berada di tengah kota.
  • Hostel. Hotel sederhana yang biasanya digunakan tamu rombongan. Satu kamar bisa diisi 4 orang bahkan lebih. Fasilitasnya sederhana dengan kamar mandi biasanya di luar kamar. Hostel ini yang biasanya digunakan untuk rombongan study-tour.
Berikut adalah daftar istilah-istilah didalam hotel  :
  • AlaCarte : Cara penyajian makanan satu per satu di suatu meja, di mana setiap jenis makanan di dalam menu disajikan secara terpisah.
  • Banguet: Cara penataan suatu meja berserta makanan dan dekorasinya.
  • Buffet :penyajian makanan secara prasmanan, di mana kita bisa mengambil jenis makanan yang kita mau sendiri pada meja yang telah disediakan.
  • Boutique Hotel : jenis hotel kecil namun mewah.
  • Hotel ini biasanya digunakan untuk orang-orang beduit yang menginginkan privasi dan kenyamanan.
  • Budget Hotel :ini merupakan kebalikan dari Boutique Hotel, yang hanya menyediakan kamar dengan fasilitas yang sederhana.
  • Check In :Waktu tamu pertama kali masuk hotel. Meskipun setiap hotel berbeda-beda, tapi biasanya sekitar jam 1 Siang.
  • Bungalow :Bangunan rumah yang disewakan yang letaknya berada jauh dari pusat keramaian.
  • Check Out Time : Batas waktu tamu hotel untuk meninggalkan hotel. Biasanya sekitar jam 12 siang. Jika lebih dari waktu yang ditentukan tamu akan dikenakan biaya tambahan lagi.
  • Late Check Out : Batas waktu yang diberikan oleh hotel atas permintaan tamu. Biasanya diberikan untuk tamu rombongan.
  • Cocktail Lounge : Tempat yang diberikan hotel untuk menikmati minuman dengan suasuana tenang.
  • Coffee Shop : Tempat untuk makan dan minum bagi tamu hotel dengan suasana informal.
  • Concierge : Suatu area dimana para penerima tamu hotel bertugas, seperti porter (pembawa barang), bellboy (pengantar ke kamar), dan doorman (pembuka pintu hotel).
  • Confirmed Booking :konfirmasi tertulis dari pihak hotel bahwa pemesanan kita disetujui.
  • CorparateRate :Tarif khusus untuk para tamu perusahaan yang sudah biasa menginap.
  • Cottage/Villa :Penginapan yang umumnya terletak di daerah yang masih asri seperti Darajat Garut.
  • Deluxe Room : Salah satu jenis kamar diatas kelas standar. Yang membedakan keduanya adalah ukuran kamar dan fasilitasnya.
  • Double Room : Kamar untuk 2 orang yang memiliki ukuran kasur yang besar.
  • English Breakfast :Sarapan pagi ala Inggris. Adapun makanan yang disajikan berupa sereal, telur, roti bakar, teh, manisan, atau kopi.
  • Extra Bed :Kasur tambahan, jika jumlah tamu melebihi kapasitas kasur yang telah disediakan.
  • Front Desk : Area di mana tamu hotel disambut, memberikan kunci, dan meminta informasi tertentu.
  • Homestay : Rumah penduduk yang disediakan untuk para wisatawan yang ingin menginap.
  • High Season : Periode dimana permintaan kamar meningkat sehingga tarif mahal, seperti hari libur.
  • Hostel :Penginapan untuk yang ingin berhemat, biasanya disukai untuk kalangan backpacker.
  • Housekeeping : Petugas hotel yang menjaga kebersihan dan pengelolaan kamar.
  • Guesthouse : Bangunan rumah yang disewakan untuk wisatawan dengan tarif dibawah harga hotel. Di Indonesia jenis hotel kecil seperti ini biasa disebut wisma atau mess.
  • Group Rate :Tarifk husus bagi tamu rombongan.
  • Low Season :Periode di mana permintaan kamar menuruns ehingga tarif standar/murah, seperti hari masuk sekolah.  
  • Reception :Tempat untuk mendapatkan informasi dan untuk Check In.
  • Reservation :Pemesanan kamar hotel sebelum tamu menginap, baik melalu itelepon maupun internet.
  • Standard Room :Kamar dengan fasilitas standar yang diberikan oleh hotel. Biasanya tanpa makan atau diskon.
  • Twin Room :Kamar yang berisi dua kasur yang terpisah.
  • Suite Room :Kamar dengan fasilitas lounge area.
  • Safe Deposit :Fasilitas yang diberikan hotel untuk menyimpan barang-barang berharga milik tamu.
Untuk paket wisata / tour rombongan, outing perusahanan dan family gathering yang berlibur misalnya Residential Meeting Package ataupun Paket Meeting Full Board sering kita dengar istilah Twin Share (sekamar berdua), atau Triple Share (Sekamar bertiga) bahkan mungkin nanti ada Quartet Share, Fifth Share dan Sixth Share.

Di beberapa penginapan kadang pihak pengelola sekalipun sering salah menyebut type kamar, misalnya Sinar Alam Darajat yang merupakan type kamar Family Room (Istilah Baru terdiri dari 3 ruangan yaitu ruang tamu / ruang tv lesehan, kamar utama double bed dan kamar rendam) sering ditawarkan sebagai Cottage atau Bungalow, padahal kamar tersebut belum masuk ke kelas Cottage atau Bungalow. Bahkan perbedaan Bungalow, Villa dan Rumah Sewa kadang cukup rancu diterangkan, mengingat standarisasinya belum begitu dipahami oleh para penyelenggara Hotel.

Dengan mengenali istilah-istilahnya kejadian salah kamar bisa dihindarkan. Istilah-istilah itu juga biasa digunakan jika memesan kamar hotel melalui travel online. Happy Reservasi in Hotel di Garut. Semoga dengan adanya keterangan mengenai Kamus dan Daftar Kata Istilah perhotelan bisa me'minimise'  miss understanding pihak penyewa dengan penyedia fasilitas.
Description: Daftar Istilah Bidang Perhotelan Rating: 5 Reviewer: Wisata Garut ItemReviewed: Daftar Istilah Bidang Perhotelan


Reaksi:
Posted by: HDG Team Trip Planner Tour Organizer
Garut Updated at: Thursday, April 11, 2013

2 komentar:

Nice info mas broo... thank you very much...

Post a Comment