.breadcrumbs{padding:0 5px 5px 0;margin:0 0 5px;font-size:11px;border-bottom:1px dotted #ccc;font-weight:normal}

Paket Offroad di Garut

Untuk para wisatawan yang datang dan menginap di Garut, misalnya di resort terbaik Kampung Sampireun ataupun di Kampung Sumber Alam dan Kamojang Green Resort menginginkan untuk melaksanakan wisata adventure Fun Offroad, bisa langsung menghubungi admin HDG Team.

Paket Paintball di Garut

Salah satu Outbound pilihan yang cukup populer untuk para wisatawan yang masuk ke kota Garut adalah Paket Paintball di Garut, Team Hotel di Garut mempersiapkan berbagai jenis Paket Murah Outbound di Garut.

Arung Jeram di Garut

Anda Hobi Arung Jeram ? Sering Rafting di berbagai Tempat ? Jika anda seorang 'petarung Jeram' berpengalaman, belum layak menyandang gelar 'Tukang Arung Jeram' jika belum mencoba Rafting dan jibaku di Jeram Sungai Cikandang Garut.

Paket Wisata Pantai Santolo

Paket Wisata Pantai Santolo yang merupakan salah satu pantai paling populer dan terkenal di Garut dengan ditemani Garut Tour Guide terbaik dan paling berpengalaman HDG Team Trip Planner sekalian travelling ke beberapa Pantai lainnya seperti Pantai Sayang Heulang yang lokasinya berada cukup dekat dengan pantai Santolo.

Tempat Tujuan Wisata Paling direkomendasikan

Tempat wisata di Kabupaten Garut sangat cocok untuk kita yang ingin menghabiskan masa liburan anda bersama keluarga atau teman-teman. Garut bagian dari tempat wisata yang ada di jawa barat yang indah dan mempesona.

Sunday, 22 June 2014

Objek Wisata Leuweung Sancang

Objek Wisata Leuweung Sancang / Hutan Sancang Pameungpeuk Garut, termasuk kawasan konservasi yang terletak di bagian selatan Kab. Garut (berbatasan dengan Kab. Tasikmalaya), tepatnya di Kec. Cibalong. Kawasan Objek Wisata ini ditetapkan sebagai Cagar Alam dengan luas areal 2.157 Ha, dan berada di ketinggian   0-3m di atas permukaan laut dan terdiri dari tebing-tebing curam yang berada di sebagian pesisir pantai. Leuweung Sancang ini merupakan salah satu cagar alam di Indonesia yang bertaraf Internasional dan belum tersentuh pariwisata secara khusus. 


Leuweung Sancang adalah hutan yang dilegendakan sebagai tempat tilem (tempat hilangnya) Prabu Siliwangi. Di hutan ini terdapat pohon Kaboa(mirip pohon bakau/mangrove) yang mana menurut kepercayaan setempat merupakan penjelmaan dari para prajurit Padjadjaran yang setia kepada Prabu Siliwangi. Oleh karena itu hutan ini dipercayai sebagai hutan keramat yang memiliki daya magis bagi sebagian masyarakat lokal di sini.

Untuk mencapai hutan Sancang ini, Anda memerlukan waktu tempuh cukup lama yaitu sekitar  5 jam perjalanan dengan jarak tempuh kurang lebih sejauh 96 Km dari pusat kota Garut. Dengan kontur jalanan yang cukup berbatu juga akan menambah sensasi Anda dalam melakukan perjalanan ke sini.

Di sini, Anda bisa menyaksikan kealamian dari alam Leuweung Sancang. Ini karena kualitas lingkungan dan kebersihannya yang masih terjaga. Di hutan ini tidak terdapat pencemaran air, tanah, udara, ataupun sampah. Akan tetapi, hutan ini sering menjadi objek untuk penebangan kayu liar oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. 

Akan tetapi Anda akan tetap menikmati perjalanan Anda ditemani dengan udara yang sejuk dan kondisi objek yang tentu masih alami. Hutan ini memiliki beberapa fauna dan flora yang khas.

Beberapa Fauna antara lain: Banteng(bos javanicus), Burung Merak(Papo Muticus), dan Mencek(Muntiacus Munttjak). Dan Flora antara lain: Palahrar (Diptek Ocarpuspee dir), Kaboa(Dipterocarpus Gracilis), Werejit(Excoecaria Agallocha).

Akan tetapi, seperti kawasan konservasi pada umumnya, tidak ada sarana pariwisata di hutan ini, baik itu berupa akomodasi ataupun rumah makan. Tapi jika Anda ingin bermalam di daerah ini, Anda bisa menggunakan fasilitas akomodasi terdekat yang berlokasi di kec. Pameungpeuk. Dan jarak tempuhnya mencapai 13 Km dari Kecamatan Cibalong.
Posted by: HDG Team Trip Planner Tour Organizer
Garut Updated at: Sunday, June 22, 2014

Tuesday, 3 June 2014

Kawah Talaga Bodas

Beberapa hari yang lalu,  perwakilan tim Hotel Di Garut Frank Garsel dan Dado Bima mengantar tamu yang menginap di Home Stay Garut yang ingin berkunjung ke area wisata Talaga Bodas.  Empat orang remaja Putri dari Jakarta memilih untuk menginap di Home Stay Family dikarenakan hampir semua Hotel yang recommended sudah full booking.


Demi keamanan dan kenyamanan kami sarankan untuk menginap di Home Stay Bayongbong, dimana target wisata mereka dalam 2 malam 3 hari berlibur ke kota Garut diantaranya adalah : Kawah Talaga Bodas Wanaraja, Kampung Bali Garut, Kawah Gunung Papandayan dan Curug Orok Garut.






Berangkat dari Wilayah kecamatan Bayongbong sekitar pukul 10 Pagi, dari Bayongbong sebelum ke tujuan utama, kita mampir dulu ke pusat perbelanjaan kulit asli khas Garut yang berada di pusat kota, tepatnya di Sukaregang Garut.

Dari Bayongbong menuju Sentra Kerajinan Kulitr Sukaregang jarak tempuh sekitar 15 Km atau 30 Menit-an. Sesampainya di area pusat kulit khas garut, kami melihat-lihat dulu produk kerajinan asli garut ini yang sudah terkenal keluar kota Garut. Kerajinan kulit asli ini mulai dari jaket, tas, sepatu, sandal, dompet dan beberapa aksesoris asli kulit. Harga tergantung tingkat kesulitan dan kualitas kulit, setiap produk yang di hasilkan disini harganya berbeda-beda.





Kurang lebih satu jam, kali keliling-keliling sukaregang, perjalanan dilanjutkan menuju area wisata Talaga Bodas. Talaga Bodas yang berdada di kecamatan Wanara, perjalanan dari sukaregang atau pusat kota, sekitar 1,5 jam dengan jalanan yang curam dan harus ekstra hati-hati karena jalanan tidak mulus.

Selama perjalanan menuju area talaga bodas, kita akan melewati beberapa permukiman warga yang berada di bawah kaki kawah Talaga Bodas tersebut, beberapa pabrik bata akan kita lihat selama perjalanan ke atas, dan sayuran milik masyarakat sekitar. Saat diujung permukiman warga, atau tepatnya di kaki Talaga Bodas, pemandangan kita akan tertuju dengan salah satu gunung yang sempat beberapa waktu lalu menghiasi layar kaca Indonesia, yaitu Gunung Piramid.




Gunung Sadahurip yang lebih dikenal dan populer dengan nama Gunung Pyramid Garut, beberapa waktu yang lalu sempat ramai menjadi pembicaraan orang dan media masa, gunung ini bentuknya sangat mirip dengan Piramid di Mesir.
 
Sesampainya di gerbang masuk Talaga Bodas Wanaraja atau ring satu, terdapat area parkir kendaraan roda dua maupun roda empat. Dari tempat parkir kendaraan, menuju talaga bodas harus di tempuh dengan jalan kaki, kurang lebih sekitar 2 Km. Jalanan luas dan mulus, namun tidak bisa dilalui oleh kendaraan. 

Setelah kita berada kurang lebih 1 Km dari area Kawah Talaga Bodas tersebut, kita para pengunjung sudah bisa menghirup bau belerang yang bersumber dari talaga bodas. Kami ingatkan bagi para wisatawan yang ingin berkunjung ke Talaga Bodas Wanaraja Garut harus membawa masker pelindung hidung, supaya bau belerang tidak terlalu mengganggu pernafasan kita. Harga tiket masuk ke area Kawasan Wisata Kawah Talaga Bodas tarifnya Rp. 30.000, / mobil sudah termasuk biaya parkir.

Setelah puas berfoto-foto di area Kawah Talaga Bodas, kami melanjutkan perjalanan menuju area wisata Kampung Bali Garut yang berada di Kecamatan Cibatu – Garut. Dari wanaraja menuju kampung bali kurang lebih 1 jam. Di Kampung Bali (Graha Liman Kencana) kita bisa melihat beberapa pura asli Bali, dan ribuan senjata pusaka dari beberapa kerajaan yang berada di Indonesia.
Posted by: HDG Team Trip Planner Tour Organizer
Garut Updated at: Tuesday, June 03, 2014